Bali kembali terpilih sebagai tempat diselenggarakannya kegiatan internasional, yaitu penyelenggaraan Olimpiade Biologi Internasional ( International Biology Olympiad / IBO ) ke 25. Secara resmi IBO dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Memdikbud ) Prof. Dr. M.Nuh, Minggu, 6 Juli 2014, di Nusa Dua Covention Center ditandai dengan pemukulan gong.

Mendikbud didampingi ketua panitia, Kadisdikpora Provinsi Bali Tjok Istri Agung / TIA Kusuma Wardhani, Kabid Dikdas, I Wayan Susila, Kabid Keolahragaan, Ni Made Suarti, Kadisdikpora Kabupaten Badung, I Ketut Widia Astika, Kepala LPMP Bali, Gde Alit, Rektor Undiksa Singaraja,  dalam penjelasannya kepada awak media menyatakan, IBO bukan sekedar kompetisi saja dan menikmati alam Bali yang indah, tetapi lebih dari itu adalah mengeksplor potensi talenta anak – anak kita dibidang biologi, sekaligus bagian dari bank mark antar bangsa.

Menurut mendikbud ada beberapa hal yang diharapkan dari kegiatan IBO ini, 1. ntuk mengetahuai kemampuan anak – anak Indonesia, dari situ bisa kita pakai untuk mengembangkan pelajaran risert biologi. 2. Sebagai forum diplomasi, bagaimanapun juga mereka ini adalah orang – seorang bagian dari 60 negara peserta. Saintis – Saintis yang usianya sekitar 18 tahun sekarang berkolaborasi, kalau nanti mereka masuk perguruan tinggi dan ketemu lagi maka mereka akan bisa berkolaborasi lebih tinggi lagi, dan tidak menutup kemungkinan sekitar duapuluh atau tigapuluh tahun lagi alumni IBO ini jadi bagian dari Nobelroiad.

Bagi Indonesia ajang ini bisa menunjukkan kepada dunia, bahwa  kemampuan anak – anak kita dimata dunia,  apalagi bisa mendapatkan medali pada IBO ini. Sebagai tuan rumah mestinya banyak ada kelebihan, karena itu tunjukkan kemampuan yang luar biasa itu, karena prestasi yang akan diraih bukan merupakan prestasi mereka sendiri tetapi juga merupakan prestasi rakyat Indonesia. Kepada para Juri, delegasi dan peserta,  Mendikbud berharap agar memanfaatkan betul momentum 25 tahun IBO yang digelar di Bali, serta jadikan kegiatan ini bukan hanya sekedar ajang akademik saja tetapi juga bagian dari Internasional Cultur exceng.

Lebih lanjut dijelaskan,  melalui ajang ini akan bisa memotifasi anak Indonesia supaya tumbuh semangat bersaing, serta menumbuhkan semangat atmosfir untuk belajar meneliti dan memahami  sehingga berlanjut kepergruan tinggi, karena itu kita akan fasilitasi anak – anak kita yang juara olimpiade bisa masuk keperguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.

Sementara itu Kadisdikpora Provinsi Bali menyampaikan apresiasi dan mendukung terselenggaranya IBO di Bali, pembukaannya di Nusa Dua Covention Center dan kegiatan lomba dilangsungkan mulai tanggal 7 Juli 2014 di Hotel Aston Denpasar. Walapun Bali dalam ajang ini tidak ada wakilnya, karena keempat ( 3 pria – 1 perempuan ) wakil Indonesia berasal dari DKI.  Namun demikian sebagai tuan rumah yang dipercaya oleh Kemdikbud dan internasional, kita patut mendukung sepenuhnya agar penyelenggaraan IBO’25 sukses, kata Kadisdikpora.